Listen to Me

A Blog That Connect Everything

Radar Amerika Tidak Gratis

Tanggal berita ini dipulikasikan : 08 Jan 2007
Itu Patokannya , sebelum membaca , kalau enggak bisa bingung deh🙂

———————————————————-

JAKARTA — Hari ini tepat satu minggu pesawat Adam Air raib dari udara. Berbagai upaya pencairan yang dilakukan, namun belum berhasil. Untuk mengoptimalkan pencarian, pemerintah Indonesia telah meminta bantuan dari negara lain. Diantaranya, angkatan udara Singapura dan satelit Amerika. Peralatan yang dioperasikan oleh Armada Pasifik Angkatan Laut itu mendokumentasikan seluruh penerbangan yang melintas dalam wilayah udara Indonesia. Hasil pemotretan citra udara itulah yang menjadi bekal tim SAR menyusuri perairan Sulawesi dan sekitarnya.

Menurut pengamat militer MT Arifin, satelit Key Hole milik Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat telah melakukan dokumentasi di seluruh negara di dunia. “Yang diminta sebenarnya cukup datanya saja,” ujarnya saat dihubungi kemarin.

Hal itu , kata dia, sudah lazim dalam dunia intelijen dan hubungan internasional. Namun biasanya kalau data harus diambil pasti ada kompensasi lain. “Saya tidak tahu apakah karena ada warga negara AS yang jadi korban sehingga mereka mau memberi data,” katanya.

Data track pesawat Adam Air nomor penerbangan KI 574 sudah terekam langsung pada hari yang sama. “Logikanya tidak mungkin gratis karena itu termasuk rahasia negara mereka, kalau kita diminta untuk memberikan data rahasia negara apa mau?,” tanyanya.

Anggota Komisi I DPR RI (bidang pertahanan dan militer) Deddy Djamaludin Malik juga mencium indikasi yang sama. Karena itu, dia meminta TNI tetap waspada dan berhati-hati. Terutama jika ada permohonan dari AS untuk menukar data satelitnya dengan rahasia negara.

“Pencarian harus tetap dioptimalkan, bantuan dari negara lain boleh dan sah saja namun kedaulatan negara adalah satu hal yang tidak bisa ditawar-tawar,” katanya.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Daryatmo yang dihubungi koran ini mengatakan, dirinya belum bisa memastikan penggunaan satelit intelijen yang dimiliki oleh National Security Agency (NSA) yaitu satelit Identifying Friend or Foe (IFF) untuk melakukan pencarian pesawat Adam Air yang hilang.

Saat ditanya tentang tingkat kecanggihan IFF yang bisa membahayakan data-data keamanan dalam negeri Indonesia, Daryatmo mengungkapkan, untuk bisa menjelaskan itu diperlukan penelaahan yang mendalam terhadap teknologi Amerika tersebut. “Justru karena itu (membahayakan data keamanan, Red), saya perlu menelaah dulu. Jadi saya belum bisa berbicara banyak,” tuturnya.

* Pencarian Adam Air Berlanjut ke Perbatasaan Tator-Palopo

MAKALE– Pencarian Pesawat Boeing 737-400 rute Surabaya Manado milik maskapai penerbangan Adam Air yang dinyatakan hilang sejak, Senin, 1 Januari, terus berlanjut. Kemarin, pencarian kapal yang mengangkut 96 penumpang berikut enam orang awak pesawat dilakukan di
Gunung Paradean, Dusun Tojambu, Desa Battang Barat, Kecamatan Tellu Wanua, Kota Palopo.

Gunung ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Tana Toraja dan tidak jauh dari titik koordinat yang dikeluarkan RCC Singapura yakni di koordinat
3.135.257 LS dan 119.917.0 BT .

Bahkan, dalam penyisiran kemarin, tim PMI dan SAR terpaksa menginap di lereng gunung Paradean, persisnya di alur sungai di ketinggian 870 meter di atas permukaan laut. Beratnya medan penyisiran membuat tim tak bisa menembus semua bagian gunung. Apalagi, untuk penyisiran kemarin baru dalam tahap pembukaan jalur saja.

Hari ini, rencananya, penyisiran akan dilanjutkan lagi ke puncak gunung Paradean. Selain PMI yang dipimpin
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana M Taqwa Yunus, dan SAR, penyisiran juga akan dilakukan kodim 1403 Palopo. Bahkan, informasi yang dihimpun Fajar menyebutkan, personil dari marinir, Paskhas, serta personil dari Amerika Serikat yang juga telah tiba di Toraja akan ikut melakukan penyisiran hari ini.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Sulsel, M Taqwa Yunus, mengatakan, penyisiran dilakukan di Gunung Paradean, Dusun Tojambu, Desa Battang Barat, Kecamatan Tellu Wanua, Kota Palopo, sebab kawasan ini masih masuk dalam titik koordinat RCC-Singapura.

Sehari sebelumnya, penyisiran oleh TNI, polisi, PMI, SAR, serta polisi hutan juga dilakukan Gunung Buntu Puang Lembang, Karre, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Tator. Gunung di perbatasan Tator-Palopo ini berada di ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut. Meskipun medan yang disisir cukup berat karena longsor akibat pembalakan hutan liar, tapi tim tetap bisa sampai di puncak. Hanya saja, sama seperti hari sebelumnya, hasilnya juga nihil.

Sumber : (amr-rdl)

January 11, 2007 - Posted by | Berita, Life, Teknologi

2 Comments »

  1. hari gini gratisan, mimpi kali ye….:P

    Comment by ijay | August 10, 2007 | Reply

  2. huahahah..
    bisaan aja loe.😀

    Comment by xvain | August 10, 2007 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: